PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA DEMANGAN KECAMATAN GONDOKUSUMAN MENJADI DESA PINTAR BERBASIS DIGITAL UNTUK TERWUJUDNYA DESA SEHAT

Tiga Dosen Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta melakukan Program Tridarma Perguruan Tinggi dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Kegiatan dlakukan selama dua bulan yaitu dari awal bulan November 2019 sampai dengan akhir Desember 2019 dengan kopetensi dosen yang berbeda dari latar belakang ilmu. Kegiatan ini merupakan program kegiatan pengabdian masyarakat gabungan dari dosen di Fakultas SAINTEK UPY yang meliputi Setia Wardani, M.Komdari prodi Teknik Informatika, Anis Febri Nilansari,M.Pharm,Sci.,Apt dari prodi Farmasi, dan Danang Widyawarman, M.Sc dari prodi Teknologi Rekayasa Elektro-medis. Program pengabdian masyarakat dilakukan berbasis multidisipliner untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sehat dengan basis digital.

PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA DEMANGAN KECAMATAN GONDOKUSUMAN
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA DEMANGAN KECAMATAN GONDOKUSUMAN

Data monografi Kelurahan Demangan tercacatat sebagian besar (2082 penduduk) merupakan pelajar atau mahasiswa, penduduk yang belum bekerja sebesar 1719, sedangkan sebanyak 1221 sebagai ibu rumah tangga. Masyarakat di Kelurahan Demangan merupahan masyarakat yang berada di tengah perkotaan Yogyakarta yang banyak memakai teknologi dalam aktivitasnya dan sudah tergolong masyarakat yang memperhatikan akan kesehatannya. Adanya hal tersebut maka dibutuhkan pendampingan untuk menjadi desa pintar berbasis digital dan desa sehat. Metode yang digunakan PPM Pendampingan masyarakat Kelurahan Demangan Kecamatan Gondokusuman menjadi desa pintar berbasis digital untuk mewujudnya Desa Sehat antara lain melalui penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat di Kelurahan Demangan yaitu pada acara Lansia, PKK dan Keluarahn Siaga. Target yang dicapai pada PPM ini adalah menumbuhkan pemahaman penggunaan teknologi dan media sosial, menumbuhkan kesadaran penggunaan obat yang tepat, kewaspadaan terhadap bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *